Share by :

Timbul Jerawat di Area Vagina? Ini 5 Penyebabnya!

Timbul Jerawat di Area Vagina? Ini 5 Penyebabnya!
Image Source:https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/b9382025a7d67e3d6400651be80d4e1e.jpeg

Jerawat memang menjadi masalah yang paling menyebalkan. Enggak hanya muncul di wajah, jerawat juga bisa timbul di area vagina, lho? Ini penyebabnya!

beautynesia.id merupakan salah satu media kecantikan wanita terbesar di Indonesia. Ada 20-30 artikel baru setiap harinya yang membahas tentang Kecantikan, Fashion, Health, Food, dan Giveaway menarik. Yuk, cek selalu artikel populer beautynesia.id setiap harinya dengan bookmark, Facebook, LINE (@beautynesia), dan Beautynesia Apps!

Bookmark
Dermatitis Kontak

Munculnya jerawat di area vagina disebabkan karena dermatitis kontak. Ini adalah reaksi yang muncul ketika vagina terpapar iritan atau alergen tertentu. Kondisi ini bisa disebabkan karena penggunaan sabun yang mengandung wewangian, tisu, tampon, pembalut, pelumas, spermisida, detergen, obat-obatan topikal dan produk lainnya. Vagina yang berjerawat juga bisa terjadi karena teriritasi akibat keputihan, urine atau sperma.

Folikulitis

Penyebab lain munculnya jerawat di area vagina adalah folikulitis. Ini merupakan infeksi dan peradangan pada foliker rambut yang berupa rongga kecil tempat tumbuhnya rambut, salah satunya di area kemaluan.

Folikulitis disebabkan karena terlalu sering mencukur bulu, munculnya rambut yang tumbuh ke dalam, menggunakan celana ketat, akibat folikel keringat dan berenang di kolam yang tidak bersih. Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan area vagina kamu ya, Ladies.

<baca juga>
Moluskum Kontagiosum

Moluskum Kontagiosum merupakan infeksi virus yang terjadi pada bagian tubuh, termasuk area vagina. Akibat dari kondisi ini adalah munculnya lesi berukuran kecil dan berwarna putih pada kulit.

Biasanya Moluskum kontagiosum dapat sembuh selama 6 sampai 12 bulan. Kondisi ini juga bisa terjadi lebih lama bahkan sampai 4 tahun. Jika kamu mengalami gejala ini, sebaiknya langsung segera konsultasikan ke dokter. 

Hidradenitis Suppurativa

Penyakit kulit kronis ini memengaruhi kelenjar keringat, disebut dengan Hidradenitis Suppurativa. Kondisi ini disebabkan karena timbulnya lesi seperti jerawat di area tubuh, termasuk vulva.

Hidradenitis suppurativa sendiri belum diketahui penyebab pasti dan cara penyembuhannya. Bahkan penyakit ini termasuk ke dalam jenis penyakit langka yang dapat menyebabkan bekas luka. Di dunia, baru 4 persen penduduk yang terkena penyakit ini.

<baca juga>
Fluktasi Hormon

Penyebab terakhir munculnya jerawat di area vagina adalah karena fluktasi hormon selama menstruasi. Jerawat yang timbul di area vagian terjadi saat menstruasi karena adanya pertumbuhan bakteri di area vagina yang sedang meningkat. Sebaiknya saat sedang menstruasi selalu jaga kebersihannya ya, Ladies.


Related Articles
3rd ANNIVERSARY
Popular Forum
Related Articles
My Clips
Recommended Articles
Recommended Forum
Popular Blog
Popular Articles
Category Articles