Share by :

Bisa Dicegah, Kenalan dengan Gejala Kanker Serviks Dulu Agar Kamu Tak Mengalaminya Yuk!

Image Source:https://d3t543lkaz1xy.cloudfront.net/photo/temporary/4982b76f297b7e76c689bd23fc7a50a1.jpeg

Kanker leher rahim, atau yang lebih dikenal sebagi kanker serviks merupakan penyakit yang palind ditakuti oleh wanita. Kanker yang disebabkan oleh virus human papilloma (HPV) ini bukan hanya menyerang wanita dewasa, melainkan dapat menyerang wanita muda. Menurut data Globocan tahun 2012, tiap harinya ada 26 wanita Indonesia yang meninggal karena penyakit ini. Mengerikan sekali bukan? maka dari itu, sebelum terlambat kenali gejala kanker serviks berikut ini yuk!

beautynesia.id merupakan salah satu media kecantikan wanita terbesar di Indonesia. Ada 20-30 artikel baru setiap harinya yang membahas tentang Kecantikan, Fashion, Health, Food, dan Giveaway menarik. Yuk, cek selalu artikel populer beautynesia.id setiap harinya dengan bookmark, Facebook, LINE (@beautynesia), dan Beautynesia Apps!

Bookmark
Gejala Kanker Serviks dan Cara Pengobatan

Serviks atau leher rahim berfungsi untuk memproduksi lendir atau mukus. Dimana lendir ini membantu untuk menyalurkan sperma dari dari vagina ke rahim. Jaringan sel yang tumbuh secara tidak terkontrok di mulut rahim inilah yang disebut dengan Kanker Serviks. Kanker yang disebabkan oleh virus human papilloma (HPV) ini pada awalnya tidak memiliki gejala apapun. Namun sebenarnya ada tanda-tanda yang kamu perlu perhatikan seperti :

  • pendarahan di vagina, pada saat tidak menstruasi atau siklus menstruasi jadi memanjang
  • keputihan yang tidak normal seperti berbau atau berdarah
  • nyeri pada panggul saat berhubungan seksual

Jika kamu memiliki gejala di atas, cara mengobati gejala kanker serviks adalah segeralah periksa ke dokter kandungan untuk melakukan cek lebih lanjut. Jika kamu positif menderita penyakit tersebut, ada beberapa tahapan pengobatan yang digolongkan menurut stadiumnya. Ketika penderita masih dalam tahap awal atau stadium 1A, pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan cara histerektomi (operasi pengangkatan rahim).

Tingkatan setelah stadium 1A adalah stadium IB serta IIA, pada tahap ini dokter akan melihat besar atau kecil ukuran tumor yang ada. Bila ukuran tumor tidak melebih 4 cm, radikal histerektomi ataupun radioterapi dengan/tanpa kemo dapat dilakukan.

Namun, bila ukuran tumor lebih dari 4 cm, pasien disarankan menjalani radioterapi dan kemoterapi berbasis cisplatin, histerektomi, ataupun kemo berbasis cisplatin dilanjutkan dengan histerektomi. Selain dengan beberapa pengobatan medis, penderita kanker serviks juga dapat melakukan terapi komplementer dengan herbal kanker.

Pencegahan Kanker Serviks

Kanker Seviks dapat dicegah melalui beberapa cara. Diantaranya :

  • Melakukan Pap Smear bagi yang sudah pernah melakukan aktivitas seksual secara berkala (kurang lebih 3 tahun sekali)
  • Mendapatkan vaksinasi HPV
     
Selain kedua hal tersebut, kita juga bisa mencegahnya dengan cara :
  • hidup positif
  • mengonsumsi makanan sehat
  • tidak berganti-ganti pasangan
  • menjaga kebersihan organ intim

Related Articles
3rd ANNIVERSARY
Popular Forum
Related Articles
My Clips
Recommended Articles
Recommended Forum
Popular Blog
Popular Articles
Category Articles